Headlines
JPPI: Kasus Pelecehan Seksual di FHUI Alarm Bagi Pendidikan Tinggi RI
“Kasus di FHUI menjadi alarm keras. Pelanggaran hukum justru terjadi di tempat orang belajar hukum. Ini bukan sekadar ironi, tetapi kegagalan serius ...Di Balik Kasus FH UI: Saat Tempat Belajar Hukum Justru Langgar Hukum
Kasus FH UI kembali menjadi sorotan publik dan memicu keprihatinan luas. Dugaan pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini tidak hanya menyentuh aspek ...JPPI Soal PJJ untuk Mahasiswa: Kebijakan yang Bias Kota Besar
Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji menyebut pemerintah tidak memiliki parameter kesiapan yang jelas yang harus diterapkan pada perguruan ...Sejak 2025, Sebanyak 33.626 Pelajar Jadi Korban Keracunan MBG
Hasil monitoring Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia mengungkap sudah 33.626 pelajar mengalami keracunan MBG sejak awal 2025. Setidaknya terdapat 33.626 pelajar di Indonesia ...TKA harus Jadi Alat Perbaikan Kualitas, Bukan Beban Baru buat Siswa
Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) hari ini, Senin (6/5) secara resmi melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMP di seluruh Indonesia. Menanggapi ...Urgensi Literasi Digital di Balik Implementasi PP TUNAS
PEMERINTAH resmi mengimplementasikan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) per ...Berpotensi Turunkan Kualitas Pendidikan, Rencana Sekolah Daring untuk Hemat Energi Dikritik
Untuk mengantisipasi potensi krisis energi akibat perang di Timur Tengah, muncul wacana penerapan sekolah daring mulai April 2026 sebagai bagian dari upaya ...Pembatasan Media Sosial Anak Disorot JPPI, Tanpa Literasi Dinilai Sulit Efektif
Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) memberikan catatan kritis perihal kebijakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) membatasi media sosial bagi anak-anak berusia 16 ...Ubaid Matraji: Harus Ada Perubahan Total Di Sistem LPDP
Nama Dwi Sasetyaningtyas mendadak viral di media sosial setelah video curhatnya yang mengungkap kekecewaan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) menuai polemik. Sorotan ...Konten Viral “Cukup Saya WNI” Jadi Alarm Keras buat LPDP: Momentum Evaluasi Sistem Seleksi
Polemik yang menyeret penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Dwi Sasetyaningtyas, terkait pernyataannya “cukup saya WNI, anak jangan” semestinya menjadi momentum ...















