Kami adalah jaringan koalisi pendidikan nasional, yang terdiri dari berbagai unsur organisasi masyarakat sipil. Fokus kami adalah peningkatan akses dan kualitas pendidikan Indonesia bagi semua (for all), dengan memberikan perhatian khusus bagi kelompok marginal. Koalisi ini bernama Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) atau Network for Education Watch Indonesia (NEW Indonesia).  Koalisi ini terbentuk atas kepedulian bersama atas kondisi pendidikan di Indonesia. Meski amanah UUD 1945 mewajibakan kepada pemerintah untuk mencerdaskan kehiduban bangsa, serta jaminan pendidikan yang berkualitas, nyatanya masih banyak anak Indonesia yang putus sekolah, bahkan tak sekolah.

Lembaga ini didirikan pada tahun 2009 oleh 17 organinasi masyarakat sipil, yaitu LP3ES, PGRI, Lakpesdam, P3M, ASPPUK, YBS, Muslimat NU, Yapari, BSK, FISIP UMJ, PPSW, ACE, IHF, JARI, AULIA, BKSPPSI, dan YIS. Kami adalah koalisi yang terbuka kepada siapapun untuk bisa bergabung dalam gerakan peningkatan akses dan kualitas pendidikan di Indonesia. Karena itu, dalam perjalanannya, ada banyak organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam koalisi ini. Di antara organisasi masyarakat sipil yang juga bergabung dalam koalisi ini antara lain: IHCS, Pekka, YSKK, Koloni 1881, Paramuda, Darus Sholihin, LPM Unusia, Praxis, PPRBM, Forum Puan, dan Difabel Action.

Dalam memperkuat dan memajukan pendidikan di Indonesia, kami juga mengembangkan jaringan advokasi dan pemberdayaan di semua level, baik nasional, regional, maupun global. Pada level nasional, JPPI/NEW Indonesia adalah anggota Mitra Pendidikan Indonesia (MPI)/Local Education Group (LEG). MPI/LEG ini adalah forum bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, yang anggotanya terdiri dari unsur pemerintah (Kemendikbudristek dan Kemenag), lembaga international, dan organisasi masyarakat sipil. Pada level regional dan global, JPPI/NEW Indonesia menjadi anggota ASPBAE (Asia South Pacific Association for Basic and Adult Education), dan juga anggota GCE (Global Campaign for Education).